Tenggarong – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) mendampingi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam kegiatan verifikasi lokasi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kukar–Bontang. Proyek ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Kegiatan verifikasi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan teknis serta kelayakan lokasi sebelum memasuki tahap implementasi. Selain itu, proses ini juga merupakan bagian dari rangkaian rapat koordinasi peningkatan kesiapan SPAM Regional di Provinsi Kalimantan Timur yang dipusatkan di Samarinda pada 27 hingga 30 April 2026.
Dalam peninjauan lapangan, sejumlah titik strategis di wilayah Kukar turut dikunjungi, di antaranya intake atau bendungan Marangkayu, titik offtake Marangkayu, serta offtake Batu-Batu. Titik-titik tersebut memiliki peran vital dalam mendukung sistem pengambilan dan distribusi air baku lintas wilayah.
Proyek SPAM Regional Kukar–Bontang dinilai sangat strategis karena akan melayani kebutuhan air bersih lintas kabupaten/kota. Kabupaten Kukar yang meliputi Kecamatan Marangkayu dan Muara Badak, serta Kota Bontang secara keseluruhan. Selama ini, sumber air baku yang berasal dari sumur dalam (air tanah) mengalami penurunan kapasitas secara terus-menerus setiap tahunnya.

Ke depan, hasil verifikasi lokasi ini akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan sekaligus percepatan realisasi pembangunan SPAM Regional Kukar–Bontang, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat secara luas.